Novel mahkota Cinta merupakan salah satu garapan Habiburrahman El Shirazy. Novel ini sangat menarik dan isinya juga sangata bermanfaat. novel yang sarat dengan kondisi pembangun jiwa.
Tema besarnya masihlah tentang cinta dengan balutan religi. Namun, pemilihan seting latar Malaysia dan TKW (Tenaga Kerja Wanita) sebagai subjek cerita sangat patut diacungi jempol.
TKW dengan kompleksitas masalahnya selama ini jarang tersentuh oleh dunia pena. TKW dalam buku ini benar-benar mendapat apresiasi. Sebuah hal yang selama ini tidak pernah mereka dapatkan sebelumnya.
Terlepas dari keunikan diatas, cerita dalam mini novel ini sangatlah menarik. bahkan kalau boleh memilih diantara sekian banyak karya Habiburahman. Saya akan dengan mantap memilih mini novel ini sebagai masterpiece beliau.
Kenapa terbaik? dikarenakan hampir semua karya beliau alur ceritanya tidaklah jauh berbeda dan (maaf) mudah ditebak. Akhirnya, bagi saya pemilihan karakter tokoh dan latar belakang sosial budaya jauh lebih menarik untuk dicerrmati.
Kehidupan TKW jauh lebih membumi dan bebas dari eksklusifitas intelektual. Jadi bukan hanya kaum terdidik yang bisa menikmati buku ini, kaum 'proletar'pun dipersilahkan.
TKW dengan kompleksitas masalahnya selama ini jarang tersentuh oleh dunia pena. TKW dalam buku ini benar-benar mendapat apresiasi. Sebuah hal yang selama ini tidak pernah mereka dapatkan sebelumnya.
Terlepas dari keunikan diatas, cerita dalam mini novel ini sangatlah menarik. bahkan kalau boleh memilih diantara sekian banyak karya Habiburahman. Saya akan dengan mantap memilih mini novel ini sebagai masterpiece beliau.
Kenapa terbaik? dikarenakan hampir semua karya beliau alur ceritanya tidaklah jauh berbeda dan (maaf) mudah ditebak. Akhirnya, bagi saya pemilihan karakter tokoh dan latar belakang sosial budaya jauh lebih menarik untuk dicerrmati.
Kehidupan TKW jauh lebih membumi dan bebas dari eksklusifitas intelektual. Jadi bukan hanya kaum terdidik yang bisa menikmati buku ini, kaum 'proletar'pun dipersilahkan.
Siapa sih yang tidak mengenal novel ini? hampir para pecinta novel mengerti akan novel ini. novel ini menceritakan dan terinspirasi dari kisah nyata dari seseorang yang belajar ke pondok (istilahnya mondok).
Ahmad Fuadi, iya itulah orang yang menulis novel ini. seorang yang lahir di Maninjau, Sumatra Barat, 30 Desember 1972 ini mampu membuat kreasi yang bisa membawa pembacanya terhanyut suasana. begitu indah dan mudahnya kata-kata yang disampaikan, tidak rugi kalau anda ikut membacanya.
Namun, ketika saya mencari buku ini di beberapa toko buku. buku ini sulit untuk saya temukan, sehingga sempat membuat saya putus asa. akhirnya usaha demi usaha saya lakukan, akhirnya saya memiliki buku itu, meskipun ebook tapi itu sudah menghilangkan rasa keingin tahuan saya. :)
sebenarnya apa sih isi dari novel tersebut, berikut adalah sinopsis yang saya ambil langsung dari webnya:
"Alif lahir di pinggir Danau Maninjau dan tidak pernah menginjak tanah di luar ranah Minangkabau. Masa kecilnya adalah berburu durian runtuh di rimba Bukit Barisan, bermain bola di sawah berlumpur dan tentu mandi berkecipak di air biru Danau Maninjau.
Tiba-tiba saja dia harus naik bus tiga hari tiga malam melintasi punggung Sumatera dan Jawa menuju sebuah desa di pelosok Jawa Timur. Ibunya ingin dia menjadi Buya Hamka walau Alif ingin menjadi Habibie. Dengan setengah hati dia mengikuti perintah Ibunya: belajar di pondok.
Di kelas hari pertamanya di Pondok Madani (PM), Alif terkesima dengan “mantera” sakti man jadda wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses.
Dia terheran-heran mendengar komentator sepakbola berbahasa Arab, anak menggigau dalam bahasa Inggris, merinding mendengar ribuan orang melagukan Syair Abu Nawas dan terkesan melihat pondoknya setiap pagi seperti melayang di udara.
Dipersatukan oleh hukuman jewer berantai, Alif berteman dekat dengan Raja dari Medan, Said dari Surabaya, Dulmajid dari Sumenep, Atang dari Bandung dan Baso dari Gowa. Di bawah menara masjid yang menjulang, mereka berenam kerap menunggu maghrib sambil menatap awan lembayung yang berarak pulang ke ufuk. Di mata belia mereka, awan-awan itu menjelma menjadi negara dan benua impian masing-masing. Kemana impian jiwa muda ini membawa mereka? Mereka tidak tahu. Yang mereka tahu adalah: Jangan pernah remehkan impian, walau setinggi apa pun. Tuhan sungguh Maha Mendengar.
Bagaimana perjalanan mereka ke ujung dunia ini dimulai? Siapa horor nomor satu mereka? Apa pengalaman mendebarkan di tengah malam buta di sebelah sungai tempat jin buang anak? Bagaimana sampai ada yang kasak-kusuk menjadi mata-mata misterius? Siapa Princess of Madani yang mereka kejar-kejar? Kenapa mereka harus botak berkilat-kilat? Bagaimana sampai Icuk Sugiarto, Arnold Schwarzenegger, Ibnu Rusyd, bahkan Maradona sampai akhirnya ikut campur? Ikuti perjalanan hidup yang inspiratif ini langsung dari mata para pelakunya. Negeri Lima Menara adalah buku pertama dari sebuah trilogi."
Menarik Bukan??
Silahkan di beli di tokohnya, kalau tidak menemukan silahkan lihat saja di google books tentang novel ini.
Kalaupun masih tidak mau. okaylah, saya akan berikan full version dari ebook ini. :)
Negeri 5 menara part 1
Negeri 5 menara part 2
Negeri 5 menara part 3
